Tampilkan postingan dengan label AMT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AMT. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Juni 2014

AMT (ISI SEBUAH CV )

1.      CV sebagai representasi diri dan kemampuan anda setidaknya berisi keterangan tentang :
  • Key Personal Info (nama, alamat, email)
  • Profile (gambaran singkat tentang diri anda yang menggambarkan aspirasi karir Anda dan dapat membuat employer berpikir Anda tepat untuk posisi tersebut)
  • Employment (sejarah singkat pekerjaan terdahulu beserta apa yang anda lakukan. Bagi fresh graduate Anda bisa tulis pekerjaan magang atau proyek-proyek yang anda kerjakan semasa kuliah, ada baiknya mencantumkan pencapaian / prestasi terbaik yang di capai di setiap pekerjaan)
  • Education and other skills (lulusan apa, pernah training apa saja, keterampilan lain yang dimiliki)
  • Pengalaman organisasi (organisasi profesi, social kemasyarakatan atau organisasi kampus)
  • Interests (minat dan hobi)
  • Additional information (bisa berupa prestasi, karya tulis, beasiswa yang pernah diterima, dll)
  • References (referensi dari mantan atasan, dosen, tokoh masyarakat, dll)
2.      Surat Pengantar dan Resume
Sekalipun wawancara merupakan suatu proses pengenalan lebih mendalam kepada calon kandidat potensial, namun kesan pertama yang akan dilihat dari pihak pemberi pekerjaan adalah dari Surat Pengantar dan Resume yang anda kirim. Surat Pengantar adalah suatu surat formal yang dimana tata bahasa anda akan benar-benar diperhatikan. Jika anda melamar suatu lowongan disuatu perusahaan dengan tata bahasa yang sangat berantakan, maka pihak perusahaan sudah bisa melihat bahwa anda merupakan sosok yang tidak serius. Oleh karena itu, pastikan anda menulis surat pengantar anda dengan baik dan rapi. Gunakan bahasa-bahasa yang tepat yang mengindikasikan bahwa anda mempunyai kualifikasi dan sangat tertarik untuk berbagung dengan perusahaan tersebut. Namun usahakan untuk tidak terlihat arogan. Sekalipun anda sangat percaya diri dengan kemampuan anda, suatu sikap yang sopan dalam bertata karma akan sangat jauh lebih dibutuhkan dalam suatu perusahaan. Jika surat pengantar anda sudah tertulis dengan baik maka secara otomatis resume anda akan lansung menjadi poin tambahan yang akan mendukung proses pencarian kerja anda, terutama jika resume anda sangat relevan dengan lowongan pekerjaan yang ditawarkan. Ingat, surat pengantar dan resume akan menentukan apakah pihak perusahaan akan memanggil anda untuk wawancara atau tidak.

Berpakaian Dengan Rapi

Anggap saja pihak perusahaan sangat terkesima dengan surat pengantar dan resume yang anda kirim dan memutuskan untuk mengundang anda wawancara untuk mengenal lebih jauh tentang diri anda. Lalu apakah yang harus anda siapkan pada hari wawancara nanti? Jawabannya adalah: Pakaian Yang Rapi. Terlepas apakah perusahaan yang memanggil anda bergerak di dunia kreatif yang tidak mempermasalahkan cara berpakaian yang informal atau justru bergerak di dunia korporat yang membutuhkan aturan berpakain yang formal, intinya, anda harus tetap berpakaian dengan rapi. Kenapa? Karena dengan berpakaian rapi anda memperlihatkan suatu itikad yang baik bahwa anda menghargai pihak perusahaan yang telah mengundang Anda untuk wawancara kerja. Selain itu, berpakaian yang rapi adalah sebuah dress code yang sangat netral dalam situasi apapun, karena disitu anda bertujuan untuk memberikan suatu kenyamanan baik bagi diri anda sendiri maupun pihak yang akan mewawancarai Anda.

Tata Krama dan Bahasa Tubuh

Wawancara kerja adalah fase terakhir yang akan menentukan apakah anda akan diterima di perusahaan tersebut atau tidak. Oleh karena itu, segala bentuk bahasa tubuh dan tata krama akan menjadi penentu terakhir. Segala tindakan anda dari cara anda menjawab panggilan telepon, cara anda memasuki ruangan wawancara, serta cara anda menjabat tangan pihak yang akan mewawancarai anda akan benar-benar dinilai. Disini anda harus berharti-hati karena banyak sekali para pencari kerja yang gagal mendapatkan pekerjaan impian mereka karena tidak bisa memberikan kesan yang baik pada saat wawancara. Memang benar bahwa kualifikasi maupun pengalaman kerja anda sangat penting. Namun apa artinya jika anda mempunyai perilaku yang tidak bisa membuat rekan-rekan kerja anda merasa nyaman karena tata karma dan bahasa tubuh anda yang tidak baik. Karena itu, apapun yang keluar dari mulut anda dan juga gerak-gerik anda harus memperlihatkan suatu kesan yang baik sehingga pihak yang mewawancarai anda akan merasa nyaman dan percaya bahwa anda adalah kandidat yang tepat untuk lowongan yang mereka tawarkan. Yang penting adalah fokus dan konsisten terhadap apa yang sudah anda jalani sejak menulis surat pengantar kerja hingga menyusun resume. Pastikan bahwa anda adalah orang yang sama ketika mereka membaca surat pengantar anda. Perlihatkan konsistensi tersebut karena hal tersebut akan sangat berguna dalam keberlangsungan karir anda di masa yang akan dating.

AMT (SURAT LAMARAN KERJA )

A.      Pentingnya Surat Lamaran Kerja
Sebagai awal mencari pekerjaan pada suatu perusahaan yang menyediakan lowongan kerja kita biasanya dimulai dengan membuat surat lamaran kerja. Misalnya perusahaan umum, Bank, CPNS, bahkan seorang perawat pun tetap juga memerlukan sebuah cv lamaran kerja. Memang tidaklah sulit untuk membuatnya  tetapi akan membutuhkan waktu untuk menyusun rangkaian kalimat sehingga membentuk sebuah surat lamaran kerja yang baik dan benar agar kesan pertama dari surat lamaran kerja terhadap anda menjadikan peluang untuk diterima semakin terbuka.

Kesan pertama dari sebuah
surat lamaran kerja tentu akan sangat menentukan langkah selanjutnya dari hal melamar kerja anda, bayangkan saja jika surat lamaran yang anda buat tidaklah baik, kalimatnya tidak rapi, bertele-tele dan juga kurang menarik, saya kira pihak HRD perusahaan akan langsung melewati surat lamaran kerja anda tanpa membacanya apalagi mempertimbangkan lamaran.

Berikut Tips Membuat Surat Lamaran Kerja :
Cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar

1. Pergunakan bahasa yang baik dan benar
    Susun kalimat - kalimat surat lamaran kerja dengan baik dan benar jangan menggunakan bahasa     
    Gaul yang tidak pantas dicantumkan.
2. Tulislah dengan kalimat yang sopan
    Jangan lupa menggunakan kalimat yang sopan, dan jangan menggunakan kalimat yang terkesan
    Menyombongkan diri
3. Usahakan menulis manual dengan rapi
    Hingga saat ini masih banyak perusahaan yang lebih menyukai surat lamaran kerja yang ditulis
    Dengan manual menggunakan ballpoint, karena akan mudah menilai kepribadian seseorang dari
    Hasil tulisan tangannya sendiri. Upayakan agar tidak kotor.  
4. Siapkan dan lengkapi syarat-syarat dari perusahaan
    Jangan lupa melengkapi surat-surat yang dibutuhkan ataupun disyaratkan dari peusahaan
5. Lampirkan sertifikat pendukung lainnya
    Jika ada sertifikat lain boleh saja ikut dilampirkan untuk menambahkan kriteria kemampuan anda,
    sehingga pihak HRD lebih mempertimbangkan anda
B.      Memberikan Kesan Yang Baik Saat Wawancara Kerja
Kualifikasi serta pengalaman kerja yang relevan umumnya merupakan beberapa faktor yang menentukan seorang dapat diterima kerja disuatu perusahaan. Namun sebenarnya bukan hanya itu saja. Suatu proses pencarian kerja bisa dibilang sukses jika anda berhasil memberikan kesan yang baik saat wawancara kerja. Percuma saja jika anda adalah seseorang yang sangat ahli disuatu bidang pekerjaan tertentu namun anda memberikan suatu kesan yang sangat tidak baik pada saat wawancara kerja. Segala kualifikasi dan keahlihan yang anda miliki akan hilang begitu saja karena orang yang mewawancarai anda merasa tidak yakin dengan pembawaan anda sebagai individu yang nantinya akan bekerja di perusahaan tersebut. Mari kita simak beberapa hal yang harus anda persiapkan demi memberikan kesan yang baik saat wawancara kerja.

AMT (TEKNIK INTERVIEW )

Ada Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan Pada Saat Melakukan Interview, berikut tipsnya 
  1. Pada saat memasuki ruangan interview dan anda berada didalam ruangan interview anda harus mengucapkan salam selamat  pagi atau sore
  2. Cobalah untuk melakukan sesuatu yang baru yang tidak pernah dilakukan oleh orang lain yaitu berjabat tangan sambil menyatakan apa kabar. hal tersebut akan membuat sipenginterview merasa diperhatikan dan senang terhadap anda
  3. contohnya : selamat pagi pak/ ibu apa kabar sehat
  4. Jangan pernah sekali-kali anda melipat tangan dihapan orang yang akan menginterview anda  karena itu akan menunjukkan bahwa anda adalah pribadi yang tertutup dan menutup diri. hal ini, sangat tidak baik untuk dilakukan karena akan menghilangkan kesan pertama pada diri anda
  5. Cukup meletakkan tangan anda diatas meja dengan sopan tanpa menggerakkan tangan kesana kemari
  6. Pada saat mereka meminta anda untuk memberikan CV anda atau dokumen yang diminta oleh mereka berikan dengan menggunakan dua tangan.